Minggu, 02 Januari 2011 | By: ajiiib

Lontong Balap




Lontong Balap adalah makanan khas Indonesia yang merupakan ciri khas kota Surabaya di Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, lentho, bawang goreng, dan sambel petis pastinya.
Kenapa dinamakan Lontong Balap? Lontong sudah jelas, adalah beras yang dibungkus dengan daun pisang sehingga ketika matang beras itu dalam keadaan menggumpal sesuai dengan bentuk daun tersebut. Lalu bagaimana dengan Balap? Memang tidak ada sejarah yang pasti tentang asal usul kenapa dinamakan lontong balap. Tapi ada sebuah cerita yang telah beredar di masyarakat Surabaya bahwa dulu penjual lontong balap itu menggunakan pikulan, sayur kecambah dimasukkan dalam kuali yang sangat besar dan berat yang terbuat dari tanah. Kuali di pikul di depan dan di belakang. Karena kualinya sangat besar dan berat, otomatis orang yang memikul ketika berjalan akan berusaha jalan cepat agar cepat sampai tujuan. Karena berjalan dengan cepat dan tegesa-gesa seolah terkesan seperti berlomba (balapan). Hingga munculah nama Lontong Balap. Walaupun jaman sekarang penjual lontong balap sudah tidak lagi menggunakan Kuali yang dipikul tapi masih saja disebut dengan LONTONG BALAP.. Itulah sejarah dari Lontong Balap....rasa dari lontong balap itu sambel petisnya sangat pekat dalam lidah.....
Kamis, 23 Desember 2010 | By: ajiiib

lontong kupang khas Sidoarjo (my city)

Lontong kupang adalah makanan khas sidoarjo. adapun komposisi dari lontong kupang tersebut yaitu : lontong, kupang (hewan laut sejenis kerang), lento, sambel petis asli sidoarjo, kaldu dari kupang, biasanya di campur dengan sate kerang. rasanya uwiih sangat ajiiib temen rek.....
kupang itu terdiri dari 2 jenis yaitu kupang kering dan kupang basah....
kawand2 pda penasaran kannnn...
klo ke sidoarjo or ke rumah q tk traktir dewh mkan kupang bareng with me....
Senin, 20 Desember 2010 | By: ajiiib

empek - empek khas palembang

Cara Membuat Empek - Empek
Bahan:50 g tepung terigu, 500 ml air, 2 siung bawang putih, parut halus, 500 g daging ikan tenggiri/belida cincang halus, 3 sdt garam, 2 sdt gula pasir, 350 g tepung kanji, 2,5 liter air, 1 sdm minyak sayur
Cuko:50 g asam Jawa, 150 g gula merah, sisir halus, 700 ml air
Haluskan:100 g cabai rawit, 2 sdm tong cai, 5 siung bawang putih, 2 sdm ebi, rendam hingga lunak, tiriskan
Pelengkap:150 g mentimun, potong kecil, 50 g ebi, rendam hingga lunak, tumbuk halus,sangrai
Cara membuat:
  • Aduk tepung terigu bersama air dan bawang putih. Masak di atas api sambil aduk hingga menjadi bubur kental. Angkat dan dinginkan.
  • Campur dengan daging ikan garam, gula, dan tepung kanji. Aduk-aduk hingga menjadi adonan yang licin dan kalis.
  • Bentuk adonan ini menjadi silender (bulat panjang) untuk membuat empek-empek lenjer atau isi dengan telur ayam untuk empek-empek kapal selam.
  • Masak air bersama minyak hingga mendidih.
  • Masukkan adonan yang sudah dibentuk, rebus hingga mengapung, tiriskan.
  • Cuko: Rebus asam bersama gula merah dan air hingga mendidih dan gula larut, angkat, saring.
  • Masak kembali bersama bumbu halus hingga mendidih, angkat,dinginkan.
  • Penyajian: Jika suka, goreng empek-empek hingga agak kuning, angkat, tiriskan.
  • Potong-potong, beri mentimun dan Cuko, taburi ebi halus dan sajikan.
Jumat, 17 Desember 2010 | By: ajiiib

traditional food

nasi pecel kediri
pecel termasuk salah atu dari makanan tradisional.Pecel adalah makanan khas Kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel mirip dengan hidangan salad dari Eropa. Keduanya sama-sama menggunakan sayuran segar sebagai bahan utama dan menggunakan topping. Perbedaanya adalah, jika salad menggunakan mayonaise sebagai topping, maka pecel menggunakan sambel pecel. Bahan utama dari sambal pecel adalah kacang tanah dan cabe rawit yang dicampur dengan bahan lainnya seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica dan garam. Pecel sering juga dihidangkan dengan rempeyek kacang, rempeyek udang atau lempeng beras. Selain itu pecel juga biasanya disajikan dengan nasi putih yang hangat ditambah daging ayam atau jerohan. Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun yang dilipat yang disebut pincuk. Masakan ini mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan dalam bahan-bahan yang digunakan. Rasa pecel yang pedas menyengat menjadi ciri khas dari masakan ini.