

Lontong Balap adalah makanan khas Indonesia yang merupakan ciri khas kota Surabaya di Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, lentho, bawang goreng, dan sambel petis pastinya.
Kenapa dinamakan Lontong Balap? Lontong sudah jelas, adalah beras yang dibungkus dengan daun pisang sehingga ketika matang beras itu dalam keadaan menggumpal sesuai dengan bentuk daun tersebut. Lalu bagaimana dengan Balap? Memang tidak ada sejarah yang pasti tentang asal usul kenapa dinamakan lontong balap. Tapi ada sebuah cerita yang telah beredar di masyarakat Surabaya bahwa dulu penjual lontong balap itu menggunakan pikulan, sayur kecambah dimasukkan dalam kuali yang sangat besar dan berat yang terbuat dari tanah. Kuali di pikul di depan dan di belakang. Karena kualinya sangat besar dan berat, otomatis orang yang memikul ketika berjalan akan berusaha jalan cepat agar cepat sampai tujuan. Karena berjalan dengan cepat dan tegesa-gesa seolah terkesan seperti berlomba (balapan). Hingga munculah nama Lontong Balap. Walaupun jaman sekarang penjual lontong balap sudah tidak lagi menggunakan Kuali yang dipikul tapi masih saja disebut dengan LONTONG BALAP.. Itulah sejarah dari Lontong Balap....rasa dari lontong balap itu sambel petisnya sangat pekat dalam lidah.....